Apa itu Properti?

Banyak orang yang sudah mengenal kata properti, tapi masih ada yang belum tahu arti sebenarnya apa yang dimaksud pengertian properti itu sendiri. Biasanya jika menyebut kata properti pasti dikaitkan dengan investasi. Karena banyak yang memanfaatkan properti sebagai lahan bisnis Investasi properti.
 
Pengertian properti menurut Wikipedia adalah Bentuk yang utama dari properti ini adalah termasuk real property (tanah), kekayaan pribadi (personal property) (kepemilikan barang secara fisik lainnya), dan kekayaan intelektual. Untuk hak dari kepemilikan terkait dengan properti ini yang menjadikan sesuatu barang menjadi milik atau kepunyaan seseorang.
 
Baik kepemilikan pribadi maupun kelompok tertentu. Dengan menjamin si pemilik atas haknya untuk melakukan segala suatu terhadap properti sesuai dengan kehendaknya. Baik hak atas properti untuk digunakan maupun tidak menggunakannya, dan untuk mengalihkan hak kepemilikannya.
 
Berhubungan dengan properti biasanya berkaitan erat dengan yang namanya kegiatan Bisnis yaitu bisnis properti. Untuk pengertian bisnis properti sendiri bisa diartikan sebagai jenis usaha yang secara langsung maupun tidak langsung yang kegiatannya berkaitan dengan kepentingan rakyat banyak.
 
Seperti dalam hal kebutuhan masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal dalam hal ini produk properti demi untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka. Dalam urusan berkaitan dengan bisnis properti pemerintah ikut berperan penting untuk memajukan bisnis bidang properti.
 
Hal ini supaya dapat membantu masyarakat untuk menyediakan perumahan rakyat. Selain itu bisa membuka lapangan pekerjaan baru, menambah pemasukan pajak dan menggerakan sektor riil. Bisnis properti ini juga bisa berdampak dengan efek berganda, karena tidak hanya bermanfaat untuk pengembang, kontraktor, dan konsumen saja, akan tetapi dapat juga menggerakkan sektor lainnya.
 
Dalam hal ini seperti dapat menggerakan sektor industri bahan bangunan, industri alat berat, jasa konsultan, jasa perbankan, jasa asuransi, jasa tenaga kerja, dan masih banyak lagi lainnya.
 
Sedangkan masyarakat dapat turut ikut berpartisipasi dalam kegiatan bisnis properti dengan menjadi investor properti. Masyarakat dapat berinvestasi dengan cara jual beli produk properti baru dan bekas berbentuk rumah tapak (landed house) atau unit rumah susun (strata title).
 
Selain itu masyrakat juga dapat menyewakan properti yang dimilikinya kepada orang lain, termasuk di dalamnya orang asing. Dengan cara ini, investor properti akan mendapat keuntungan berupa uang sewa dan keuntungan dari hasil penjualan aset properti (capital gain).
 
 
Source : anekainvest
gambar : yokoent