Posted

Kata siapa harta nggak dibawa mati? Mengapa harta ini bisa dibawa mati?

Memang, kehidupan di dunia hanyalah sementara. Pun di dalamnya penuh kefanaan dan tak ada yang bersifat abadi. Kelak, seluruhnya akan rusak dan binasa ditelan usia begitupun dengan harta yang kita miliki.

Meski ada istilah, ‘harta tak bisa dibawa mati’, namun harta yang telah menjadi amal kebaikan akan menjadi bekal terbaik kita di akhirat kelak.

Rasulullah SAW bersabda, “Apabila manusia meninggal, maka terputuslah seluruh amalnya kecuali tiga; sedekah jariyah (wakaf), ilmu yang bermanfaat, dan anak shaleh yang mendoakan orangtuanya.” (HR Muslim).

Salah satu yang terus mengalirkan pahala kepada kita meskipun sudah tiada adalah Wakaf. Harta yang kita Wakafkan walaupun hanya satu kali wakaf, pahala akan terus mengalir tanpa pernah berhenti. Inilah harta yang bisa dibawa mati (pahalanya).

Dengan pengelolaan harta wakaf secara profesional, manfaatnya bisa ditebar seluas mungkin. Semakin luas jangkauan manfaat wakaf, semakin banyak pahala yang dipanen.

Ketika di alam kubur, orang lain hanya menanti datangnya kiamat tanpa memperoleh apa-apa. Sedangkan wakif, terus memperoleh aliran pahala dari harta benda yang diwakafkan, dengan izin Allah. Insya Allah..

 

Berwakaf Sekali, Pahalanya Berkali-kali