Posted

Mengapa kita mengabaikan Investasi ini? Apa kita sudah yakin dengan masa depan kita?

Adakah diantara kita yang tahu berapa banyak amalan kita?

Adakah yang tahu berapa lama umur kita tersisa?

Adakah yang tahu kita akan wafat dalam kebaikan atau sebaliknya?

Ketika ajal tinggal sejengkal, masihkah ada kesempatan untuk beramal?

Saat tubuh sudah terbujur kaku, saat jasad sudah menyatu dengan tanah, adakah kita masih berkesempatan berbuat amal demi memberatkan timbangan amal kita?

Jawaban semuanya adalah TIDAK!

Lantas mengapa kita percaya diri dengan tingkah laku dan perbuatan-perbuatan kita selama ini?

Mengapa kita sampai terlewat atau bahkan mengabaikan Investasi yang paling utama, yaitu investasi akhirat?

Harta bisa dicari dan tak akan dibawa mati! kecuali,

“Apabila manusia meninggal, maka terputuslah seluruh amalnya kecuali tiga; sedekah jariyah (wakaf), ilmu yang bermanfaat, dan anak shaleh yang mendoakan orangtuanya.” (HR Muslim)

Sudah sering kita mendengar Hadits ini, tapi apakah kita sudah mengamalkannya dengan sepenuh hati?

Mengamalkan Ketiga amalan itu sangatlah luar biasa, tapi kalau belum bisa apakah kita sudah mengamalkan salah satunya untuk menghadapai hari kemudian?

Berusahalah mengamalkan salah satu amal jariyah yaitu Wakaf, karena dampaknya akan terus berlipat-lipat. Dan Wakaf disebut Investasi Akhirat karena ia adalah bentuk amal sholeh, yaitu harta yang kita sisihkan dikelola dengan baik sehingga hasilnya terus berlipat-lipat semakin besar dan luas manfaatnya. Sehingga pahalanya akan terus mengalir tidak habis dan tidak terputus.. Insyaa Allah..

Inilah Investasi yang mungkin sering kita lewatkan

Wakaf menjadi ikhtiar kita, berharap selamat pada kehidupan selanjutnya kelak di akhirat..

Berwakaf Sekali, Pahalanya Berkali-kali